19 Okt 2014

Galau is Over, Saat Galau Berlalu

Siapa yang pernah galau saat remaja? Saya pernah. Meski akhirnya, masa remaja berlalu dengan indah. Segala yang pahit, segala yang manis, menjadi indah untuk dikenang. Sebagian dari isi buku ini bersumber pada pengalaman saya dan teman-teman saat remaja. Sebagian lagi, dari hasil pengamatan terhadap para remaja. Sebagian lagi, hasil dari baca-baca. Ya, ide memang bisa berasal dari mana saja. Bagaimana ide yang berasal dari mana-mana itu bisa terangkum dalam buku “Galau is Over”?


18 Sep 2014

Tips Menulis Cerbung

Minggu ini salah satu cerita bersambung (cerbung) saya yang berjudul “Machika dan Kucing Ajaib” dimuat di Majalah Bobo. Cerbung ini akan dimuat secara beruntun di Bobo No.24-29/XLII. Ini cerbung keempat saya yang dimuat di Bobo. Sebelumnya pernah ada “Rahasia Hantu”, “Buku Harian Jingga”, dan “Ryuu, Gadis Bersayap Merah Jambu”. Terus terang, membuat cerbung adalah sebuah tantangan bagi saya. Saya masih harus banyak belajar membuat cerbung. Tetapi, nggak ada salahnya, kan, kalau sambil belajar, saya juga berbagi pengalaman? Jadi, beginilah yang saya lakukan ketika membuat cerita bersambung.

3 Jun 2014

Ide Nulis Tak Akan Habis

Foto: Ricky Martin
Tahun ini memasuki tahun kesepuluh saya menulis cerita bergambar Keluarga Bobo di Majalah Bobo. Satu cerita untuk setiap minggunya. Entah sudah berapa kali orang bertanya, “Idenya dari mana, sih?” Yang lain bertanya, “Pernah enggak, kehabisan ide?” Ada juga yang menanyakan, “Kalau enggak dapat ide, gimana?”

Kalau ditanya idenya dari mana, ya, dari mana-mana. Kehabisan ide? Tentu saja pernah! Tetapi, kan, cerita harus tetap tampil di majalah. Saya harus menggali ide sedalam-dalamnya. Kalau enggak dapat ide juga? Ya … cari terus sampai dapat, he he. Nah, kali ini, saya akan berbagi cerita tentang ide. Dari mana ide cerita biasanya saya dapat?

1 Mei 2014

Tak Lelah Berbagi di Kelas Inspirasi (bagian 2)

Pantang Menyerah! (foto: Percha)
Masuk di ruang kelas 4, anak-anak menyambut dengan senyuman manis mereka. Saya mengeluarkan kertas bergambar pohon cita-cita yang saya bawa. “Ibu bisa minta tolong dua orang untuk memasang pohon ini di depan?” Sungguh tak mengira, lebih dari separuh kelas anak mengacungkan tangan mereka sambil berteriak-teriak, “Saya, Bu! Saya, Bu!” Bahkan, sampai ada yang langsung maju. Duh, terharu saya!

Tak Lelah Berbagi di Kelas Inspirasi (bagian 1)

(foto: Pupu)
Biarlah ada yang beranggapan saya tidak “move on”. Kenyataannya, dengan penuh semangat, saya kembali bergabung menjadi relawan di Kelas Inspirasi 3 Jakarta. Yups, ini ketiga kalinya saya bergabung menjadi relawan Kelas Inspirasi (KI), setelah KI 1 dan KI 2 yang berada di kota yang sama, Jakarta.  Seperti apa ceritanya? Tentu tak kalah seru dengan 2 KI sebelumnya. Bayangkan, saya ditinggalkan oleh hampir separuh murid kelas satu yang sedang saya ajar .… Oh, tidak!

12 Mar 2014

Dongeng: Kue Dadar Lapis Madu

Ketika menulis cerita, kadang-kadang saya menulis isinya, baru judul cerita belakangan. Tetapi, sesekali, judulnya terlintas dulu, isinya malah dipikir belakangan. Dongeng "Kue Dadar Lapis Madu" ini salah satu contohnya. Ketika tidak sedang mencari ide, cling!, tiba-tiba saja terlintas judul ini. Saya catat di buku, lalu terlupakan. Saat mencari ide untuk menulis dongeng, saya buka catatan, lalu ketemu judul ini. Hmm, mikir sana, mikir sini, terciptalah dongeng yang dimuat di Majalah Bobo No. 13/XXXV ini. Selamat membaca! ^_^


26 Feb 2014

Cerbung: Rahasia Hantu (5-Tamat)

Cerita sebelumnya:

ilustrasi: Joe
Konferensi para hantu telah diadakan. Aku dan kelima temanku memikirkan pemecahan masalah kami. Nancy mengusulkan untuk mengikuti kursus menakut-nakuti anak-anak di tempat Pak Rooster. Tetapi, kami takut pada Pak Rooster. Akhirnya, aku menemukan ide yang didukung oleh teman-temanku! Konferensi pun dibubarkan.


Kami pergi meninggalkan tempat konferensi dengan wajah ceria. Aku tersenyum puas. Teman-teman mendukung usulku. Kini, kami bisa segera menjalankan rencana baru kami. Kami pun berpisah untuk menjalankan tugas masing-masing.

18 Feb 2014

Cerbung: Rahasia Hantu (4)

Cerita sebelumnya:  

ilustrasi: Joe
Davin dan Raffa juga gagal menakuti anak-anak. Kekacauan ini tidak bisa dibiarkan. Kalau anak-anak tidak takut lagi pada hantu, tamatlah riwayat kami. Aku pun mengusulkan kepada teman-teman untuk mengadakan konferensi para hantu.

Aku memandang berkeliling. Lima temanku sudah hadir di sini, di rumah kosong belakang toko es krim. Lolita, Davin, Raffa, Nancy, dan Drew. Aku melirik Drew yang meraih tempe goreng yang ketiga dari piring di depan kami. Padahal, konferensi belum dimulai. Ah, dasar Drew si tukang makan!

12 Feb 2014

Cerbung: Rahasia Hantu (3)

Ilustrasi: Joe
Cerita sebelumnya:

Ternyata, Lolita juga pernah gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai hantu yang harus menakuti anak-anak. Aku pun sedikit terhibur. Tetapi, kami lalu membayangkan hukuman-hukuman yang harus kami terima akibat kegagalan itu. Tiba-tiba, kami mendengar jeritan Davin yang meminta pertolongan.


Wajah Davin yang putih semakin pucat. Tubuhnya gemetar ketakutan. Dia mencengkram erat-erat pagar jembatan. Oh, iya, aku ingat! Davin, kan, menderita acrophobia alias takut ketinggian! Aku segera berlari mendekati Davin.

3 Feb 2014

Cerbung: Rahasia Hantu (2)

Cerita sebelumnya:

Sebagai hantu, aku dan teman-temanku bertugas untuk menakuti anak-anak. Tetapi, ini sudah kelima kalinya aku gagal menjalankan tugasku. Tali-tali celana sialan itu selalu menjerat kakiku dan membuatku terjatuh. Aku sedih. Lolita, hantu sahabatku, menghiburku. Katanya, dia punya sebuah rahasia besar!


ilustrasi: Joe
Lolita tersenyum misterius. “Rahasia besarku adalah... “ Lolita memelankan volume suaranya. Aku deg-degan menunggu kelanjutan ceritanya.

27 Jan 2014

Cerbung: Rahasia Hantu (1)

Ini adalah cerita bersambung (cerbung ) pertama saya. Sebelumnya, saya belum pernah membuat cerbung sama sekali. Tetapi, waktu itu saya diminta membuat cerbung. Hmm, baca sana, baca sini, ide tetap nggak datang-datang. Mulailah saya membongkar cerita-cerita lama. Lalu, saya temukan sebuah dongeng yang tak pernah diterbitkan.

Saya ingat, dongeng itu saya tulis secara spontan ketika saya punya kelompok kecil teman di email. Kami berenam sering email-emailan. Tiba-tiba, spontan saja saya bikin cerita buat lucu-lucuan. Ini cerita tentang hantu-hantu usil. Nah, salah satu karakter setiap hantu itu saya ambil dari karakter teman-teman saya. Sayang, file email-emailan dengan teman-teman itu sudah lenyap, ketika akun email saya yang lama di-hack oleh hacker yang menamakan dirinya “ten fingers”.

9 Jan 2014

Tukar Kado

Lampu Hello Kitty
Hari ini ada acara tukar kado di kantor. Ini tradisi tahunan. Biasanya tukar kado dilakukan di awal tahun. Sekadar berbagi keceriaan di awal tahun. Praktiknya, kadang-kadang kadonya bikin ceria, kadang enggak juga, hihi ….

Kali ini, saya mendapat nomor urut 13. Lirik sana … lirik sini … ambil salah satu kado, lalu dibuka. Jreng … jreeeeng … apa yang saya dapatkan?


8 Jan 2014

Cerpen: Rambut Nenek

Memang benar kalau ada orang bilang, ide cerita bisa berasal dari mana-mana. Beberapa tahun yang lalu, ketika saya masih tinggal di sebuah rumah kost di daerah Slipi, seorang teman kost bercerita, “Pe, tadi malam aku mimpi, kamu menulis cerita berjudul Rambut Nenek.”

“Wah! Kalau gitu, nanti kutulis beneran ceritanya,” sahut saya.

Hmm, menulis cerita yang berjudul Rambut Nenek. Apa, ya, yang akan saya tulis? Mikir sana … mikir sini … jreeeng!!! Tertuanglah cerita yang dimuat di Majalah Bobo No. 47/XXXIII ini. Teman saya nyengir lebar ketika saya tunjukkan cerita hasil celetukannya.

Selamat membaca! ^_^